Biasanya kami memakai sistem poin yang nyata (really point), sebab terkadang kita membutuhkan hal-hal yang nyata ketimbang penuh dengan bayang-bayang semu dan abu-abu, sebab abu-abu pasti ragu. Untuk game tiap pertandingan biasanya 2 set, setiap set nya 21 poin (diluar deuce Alpukat), namun terkadang ada rubber set kalau skor game 1-1 dan ditonton oleh pihak perwakilan PBSI yang sedang melakukan pemantauan.
Namun
pada suatu momen, ketika ada pertandingan yang cukup ketat yang mengharuskan rubber
set + deuce 29-29, dimana posisi pemain sudah capek semua, kami memberikan
solusi untuk suit sebagai penentuan pemenangnya, bukan suit Jepang maupun suit
Indonesia yang kami pakai, melainkan suit seventeen, jadi siapa tim yang
memiliki pemain dengan umur rata-rata paling muda, ialah pemenangnya.
.jpeg)