Meneruskan cerita pada postingan sebelumnya, setelah kabar jadwal sudah diberitahukan kepada setiap anggota, mohon setidaknya jika tidak dapat hadir memberikan konfirmasi kepada yang mengajak, sesulit itukah untuk setidaknya menghargai?
Jika ada yang berhalangan hadir, itu tidak masalah, sebab masih ada jumat-jumat lainnya untuk kalian hadiri, namun disuatu momen ketika sudah memberikan kabar tapi tidak ada response, aku menyebutnya menjadi kabar yang kabur, pada beberapa momen, sesuatu yang kabur itu akan dicari, tapi disisni tidak, sesuatu yang kabur itu akan kami lepas namun akan senantiasa kami terima kembali kehadirannya jika saja sosok tersebut mengabari duluan, terkadang ego harus tinggi, kalo ego rendah, jadinya lebih ke (b)ego.
